baritoputera

Dipanggil Timnas U-23, Mimpi Pemain Muda Barito Putera Terwujud

Jumat, 31 Mei 2019 11:16 WIB

BANJARMASIN - Membela tim nasional adalah mimpi terbesar seorang pesepak bola. Hal itu juga yang akhirnya mampu diraih pemain muda Barito Putera, Yakob Yassa Sayuri. Yassa termasuk dari 26 pemain yang mengikuti pemusatan latihan hingga 3 Juni mendatang di Yogyakarta.

Pemusatan latihan inipun adalah bagian dari persiapan skuat asuhan Indra Sjafri di ajang Merlion Cup 2019. Mendapat kesempatan membela Tim Nasional Indonesia, tentu menjadi kesempatan berharga pemuda berusia 21 tahun itu.

Bagi striker asal Timika Papua ini membela timnas bagaikan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

"Dulu saat saya jadi pemain liga 3 saya pernah bermimpi menggunakan Jersey Timnas. Meski hanya mimpi saya sangat bangga saat itu," kata striker yang sebelumnya membela Persemi Mimika ini.

Ternyata mimpi itu berhasil diwujudkan Yassa saat berseragam Barito Putera. Penampilannya yang apik baik saat uji coba maupun laga resmi membuat pelatih melirik kemampuannya.

Yassa mengaku dia pertama kali tahu saat membuka berita di media sosial. Ketika itu dia kaget namanya termasuk dipanggil pelatih Indra Sjafri. "Saya saat itu diam saja namun beberapa saat kemudian di grup teman teman memberikan selamat dan saya senang ternyata berita itu benar," ujar striker lincah ini.

Tentu saja Yassa bertekad akan membalas apa yang dihadiahkan pelatih kepada dirinya dengan tampil maksimal saat di timnas nanti. Yassa berharap hal ini menjadi batu loncatan dirinya untuk tampil di timnas senior dimasa yang akan datang.

"Saya sempat iri melihat rekan-rekan di Papua bisa dipanggil timnas dan kepada diri saya sendiri saya berjanji suatu saat saya juga akan bisa seperti kalian," tambah dia.

Di timnas, kata Yassa, dia hanya tinggal meningkatkan kepercayaan dirinya ditambah skill dan tekniknya bermain bola. "Saya kan baru di timnas jadi perlu banyak belajar saya juga sudah bertemu Dandi dan berbicara bagaimana suasana di timnas," tambah dia.

Yassa tidak pernah lupa jasa pelatih pertamanya Edward Ivak Dalam yang banyak membimbingnya dalam menjadi pelatih hingga sekarang. "Coach Jacksen juga sangat berjasa yang berani memainkan saya dimenit awal di laga pertama saya, juga teman teman di tim dan lainnya," kata Yassa.

Berita Terkait