pss

Panpel PSS Cetak 26 Ribu Tiket Meski Tribun Selatan Dikosongkan

Sabtu, 25 Mei 2019 10:42 WIB

SLEMAN - Panitia pelaksana pertandingan PSS Sleman akan mulai menjalani laga pertamanya setelah dijatuhi sanksi dari Komdis PSSI. Sanksi ini adalah berupa pengosongan tribun sisi selatan Stadion Maguwoharjo, Sleman akibat insiden antara suporter PSS dan Arema FC. Hukuman ini berlaku untuk empat laga kandang PSS di ajang Shopee Liga 1 2019.

Sanksi yang ada tak membuat Panpel PSS menurunkan jumlah tiket yang dicetak untuk laga PSS melawan Semen Padang di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (25/5). Ketua panpel PSS, Tri Mulyanta mengatakan pihaknya mencetak sebanyak 26 ribu lembar tiket untuk laga nanti.

Ini berarti nyaris tidak ada perubahan dibanding saat belum dikenai sanksi pengosongan tribun selatan. Pasalnya, dari laga pekan pertama lalu, laga pembukaan Shopee Liga 1 2019 antara PSS versus Arema FC dipadati sedikitnya 27 ribu penonton.

“Kita mencetak tiket untuk tribun utara dan timur masing-masing sebanyak 10 ribu lembar tiket. Sedang tribun timur ada total 6 ribu lembar tiket,” terang Tri Mulyanta. Untuk salah satu kelompok suporter PSS, Brigata Curva Sud (BCS) yang biasanya menduduki tribun selatan, panpel disebutnya mengarahkan untuk dapat menempati tribun timur.

Dari cuitan diakun twitter resmi kelompok suporter BCS, disebutkan mereka tidak mempermasalahkan jika akhirnya tidak boleh menempati tribun selatan. Sebagai jalan keluarnya, BCS akan pindah ke tribun merah atau tribun timur untuk tetap dapat memberikan dukungan terbaiknya untuk PSS.

Selama ini, setidaknya ada sebanyak 10 ribu suporter selalu memadati tribun selatan saat laga kandang PSS berlangsung.

Berita Terkait