persebaya

Persebaya Evaluasi Kekalahan

Sabtu, 13 April 2019 09:15 WIB

MALANG - Persebaya Surabaya akan menjadikan kekalahan dari Arema FC pada final Piala Presiden 2019 sebagai bahan evaluasi menghadapi kompetisi Liga 1 tahun ini.

Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Singo Edan 0-2 pada leg kedua final di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kemarin (12/4) malam WIB.

Dengan hasil itu, Persebaya kalah agregat 2-4 karena pada leg pertama final di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Selasa (9/4) lalu bermain imbang 2-2.

Djadjang Nurdjaman selaku pelatih mengakui anak asuhnya telah berjuang maksimal pada laga ini.

"Dengan kekalahan ini kami praktis menjadi juara dua, karena tidak bisa menunjukkan penampilan terbaik. Kami gagal menciptakan gol di babak pertama padahal jelas ada empat kali peluang," ucap Djadjang Nurdjaman.

Pelatih asal Majalengka ini mengaku bakal membenahi konsentrasi pemain dan kesalahan individual sebelum Liga 1 bergulir.

"Kami akan evaluasi karena saya sadar jika dalam pertandingan final leg dua ini pemain kurang konsentrasi dan ada kesalahan individual pemain," tambah pelatih yang akrab disapa Djanur ini.

Sementara itu pemain sayap Irfan Jaya mengatakan jika gol pertama Arema membuat timnya terbebani untuk mengejar ketertinggalan agregat gol.

"Kami akui di babak pertama banyak peluang yang tercipta, tetapi tidak bisa menjadi gol. Kami jadikan hasil Piala Presiden ini sebagai evaluasi," tandasnya.

Berita Terkait