Berita


PSSI Larang Situs Judi Dan Rokok Jadi Sponsor Liga Indonesia

12 March 2020   19:52:41
PSSI Larang Situs Judi Dan Rokok Jadi Sponsor Liga Indonesia

SHOPEE LIGA 1 2020 PERSIB Bandung PS.TIRA

JAKARTA - Kompetisi Shopee Liga 1 2020 telah bergulir dua pekan sejak kick off 29 Februari lalu. Kompetisi bergengsi kasta tertinggi di Indonesia ini  berlangsung lancar, meriah dan animo suporter yang luar biasa dan damai.

Namun terdapat dua tim yang mendapat perhatian publik, yakni tim PS TIRA dengan sponsor SBOTOP dan Persib Bandung dengan tagline produk 'Pria Punya Selera' masih ada di jersey. Hal itu terlihat di pekan pertama dan kedua Shopee Liga 2020.

Terkait hal ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah mengeluarkan surat edaran terkait sponsor untuk klub-klub sepak bola Indonesia. Surat tersebut dikeluarkan, Selasa (25/2).

“Terkait implementasi peraturan nasional soal sponsor industri olahraga tertanggal 25 Mei 2019, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) telah menyampaikan penegasan kembali bahwa sesuai peraturan pemerintah yang berlaku, LIB tidak mengizinkan klub yang berpartisipasi pada kompetisi resmi yang dikelola LIB untuk menjalin kerja sama komersial dengan produk yang berkaitan langsung dengan brand rokok, minuman beralkohol dan situs perjudian,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Adapun landasan Peraturan terkait poin ini tertuang dalam:
1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 27 Ayat 2
2. PP No. 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan
3. PEPRES No. 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol
4. PERMENDAG No. 20 Tahyn 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol
5. Hasil Rapat Koordinasi POLRI dan PSSI pada tanggal 20 Februari 2020
6. Hasil Rapat Koordinasi Satgas Anti Mafia Boladan PSSI pada tanggal 25 Februari 2020.

Iriawan menambahkan bila klub yang tetap melakukan ikatan kerja sama dengan pihak yang telah dilarang pada Peraturan sebagaimana tersebut, hal itu merupakan tanggung jawab klub sepenuhnya.



Commercial

?>