Satu Lagi Berlian dari Negeri yang Kaya

Jumat, 2 November 2018 08:19 WIB

"Negeri ini memang kaya. Kaya orangnya, kaya binatangnya. Negeri ini memang kaya, kaya alam nya, kaya budayanya." Penggalan lirik dari lagu "Negeri kaya" yang dibawakan oleh Iwan fals ini sangatlah menggambarkan apa yang bumi Pertiwi miliki. Indonesia memiliki beraneka ragam suku & budaya. Keadaan alamnya pun demikian, Indonesia memiliki banyak pulau, pantai, dan gunung yang terkenal seantero dunia.  Dalam sepakbola pun demikian, Situs Wikipedia pun mencatat, Indonesia memiliki lebih dari 500 klub sepakbola, mulai dari kelas amatir, semi-profesional hingga professional.

Dari deretan klub tersebut, lahirlah banyak legenda terkenal, seperti Ronny Pasla, Robby Darwis, Bima Sakti, Aji Santoso hingga Kurniawan Dwi Yulianto. Terlebih, ada satu posisi dimana Indonesia tidak akan pernah kekurangan pemain berkualitas, yaitu penyerang sayap. Indonesia sangatlah "kaya" dalam posisi ini. Dari mulai era Iswadi Idris , Agung Setiabudi , Elie Aiboy,  M.Ridwan, Andik Vermansyah, Okto Maniani , sampai era sekarang, sepeti Febri Hariadi , Riko Simanjuntak, Ilham Udin Armaiyn hingga Sadill Ramdani.

Terlepas dari berbagai nama yang ada, Ada satu nama yang cukup mencuri perhatian khalayak saat ini, ia adalah Ghozali Muharam Siregar, pemain kelahiran 7 Juli 1992 ini secara mengejutkan mampu tampil secara konsisten di starting line up Persib Bandung, menggeser nama senior sekaligus legenda hidup Persib Bandung, Atep.

Pemain yang akrab disapa dengan panggilan "Gozo" ini memiliki atribut yang sangat lengkap untuk menjadi pemain sayap utama di tim Persib. Selain memiliki kecepatan sprint diatas rata-rata, Gozo pun mempunyai kualitas umpan silang yang sangat mumpuni dan kemampuan dribel bola yang sangat apik. Selain itu, insting gol nya pun sangat baik. ia pun mampu berperan penting dalam proses terciptanya gol Persib Bandung. Tak ayal, mantan pemain PSM Makassar ini pun mampu menjadi bintang baru di Persib Bandung.

Dalam keadaan menyerang, Pemain yang memiliki tinggi badan sebesar 173 cm ini sangat rajin membantu menyisir sisi kiri penyerangan Persib dan melepaskan umpan-umpan silang yang memanjakan striker Persib. Selain itu, ia juga seringkali melakukan cut inside hingga tusukan kedalam kotak penalti lawan dan mampu mencetak gol maupun asisst. Hal itu sangatlah tidak mengejutkan, karena dalam sepakbola modern. Selain, melepaskan umpan, para pemain sayap pun dituntut untuk mampu mencetak gol. Statistik mencatat, sejauh ini ia mampu mencetak 4 gol dan 6 asisst untuk Persib Bandung. Hal ini jauh mengungguli rekan setimnya seperti Febri Hariyadi ataupun Atep. Ia juga memiliki catatan presentase drible sukses yang sangat tinggi, yaitu sebesar 94 %

Selain bermain disisi kiri, ia pun pernah dipasangkan di posisi false nine ketika kondisi tim sedang mengalami deadlock. Dengan mengandalkan kecepatan yang ia punya, ia mampu menjadi motor serangan balik Persib Bandung.

Jika dalam kondisi tim sedang tertekan, ia pun tak segan untuk turun kedalam lini pertahanan Persib Bandung. Hasilnya tidaklah buruk, ia sering melepaskan beberapa tackle krusial yang dapat menyelamatkan gawang Persib dari bahaya. Duetnya dengan Ardi Idrus di sisi kiri juga sangatlah padu. Baru satu musim dipasangkan, diluar dugaan, dua pemain ini bisa langsung "nyetel" satu sama lain.

Menurut pandangan saya, Ghozali sangat layak dipertimbangkan untuk masuk skuad timnas Indonesia dalam Piala AFF 2018. Meskipun secara ketenaran , ia masih kalah dibandingkan Pemain sayap timnas lain seperti Andik Vermansyah, Riko Simanjuntak, Irfan Jaya atau bahkan Febri Hariadi. Tapi, secara kualitas, ia tidaklah kalah dibanding pemain-pemain tersebut.

Penulis: Rizki Nur Rohim

Berita Terkait